Showing posts with label Telekomunikasi. Show all posts
Showing posts with label Telekomunikasi. Show all posts

Friday, February 25, 2011

Packet Tracer

Belajar Packet Tracer

Menghubungkan dua buah komputer dengan menggunakan sebuah Switch dengan Packet Tracer

Tuesday, February 22, 2011

Belajar Frame Relay

FRAME RELAY

I.                  Pendahuluan
Saat ini komunikasi data telah menjadi satu kebutuhan yang pokok terutama bagi perusahaan-perusahaan bisnis/institusi-institusi pemerintahan. Komunikasi yang terjadi tidak hanya sebatas satu area local tertentu saja tetapi juga area-area di wilayah lain sehingga membentuk satu area jaringan yang luas (WAN). Untuk melakukan koneksi di jaringan yang berskala luas biasanya

Monday, February 21, 2011

Berbagai Teknik Pengkabelan LAN

Ada Berbagai Teknik yang perlu kita ketahui dalam pengkabelan LAN antara lain sebagai berikut:

1. STRIGHT OVER
Artinya ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan antara PC ke Switch, Router ke Switch, Router ke HUB dan PC ke HUB, tipe ini digunakan untuk hubungan 2 komputer atau lebih.



Jika di cek di tester LAN maka akan didapat indikator lampu 1 – 1, 2 – 2, 3 – 3, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 6, 7 – 7, 8 – 8.

2. CROSS OVER

Pada tipe ini ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang tidak sama. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan antara PC ke PC, Switch ke Switch, HUB ke HUB dan PC ke Router.


Jika di cek di tester LAN maka akan didapat indikator lampu 1 – 3, 2 – 6, 3 – 1, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 2, 7 – 7, 8 – 8.

Yang jelaskan diatas itu merupakan teknik pengkabelan LAN, Sedangkan yang akan di jelaskan berikut ini adalah suatu cara cepat untuk kita membuat pengkabelan, cara yang di gunakan adalah prinsipnya sama dengan diatas, urutan no kabelnya sama, sedangkan kita bisa merubah susunan warna kabel terserah kita, misalnya kita membuat :


  1. TIPE STRIGHT OVER
    Kita tidak perlu menghapal kabel seperti pada umumnya, terserah anda mulai dari warna kabel yang mana, contohnya :
    1. BIRU,
    2. PUTIH BIRU,
    3. HIJAU,
    4. PUTIH HIJAU,
    5. ORANGE,
    6. PUTIH ORANGE,
    7. COKLAT,
    8. PUTIH COKLAT.
    Untuk ujung lainnya harus sama dengan yang diatas. Jika anda menggunakan warna lain ya terserah anda harus hapal warnanya, lebih enak untuk mengurutkan sesuai warna terang ke warna gelap. Setelah anda siapkan warna tersebut bisa langsung dirakit seperti biasanya. Coba anda tester hasilnya akan sama dengan yang pada umumnya.
  2. TIPE CROSS OVER
    Untuk tipe ini kita coba sama dengan tipe yang barusan kita coba contohnya :
    1. BIRU,
    2. PUTIH BIRU,
    3. HIJAU,
    4. PUTIH HIJAU,
    5. ORANGE,
    6. PUTIH ORANGE,
    7. COKLAT,
    8. PUTIH COKLAT.
    sedangkan ujung satunya yaitu anda tinggal merubah urutan kabelnya sesuai dengan tabel diatas jika 1 – 3, 2 – 6, 3 – 1, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 2, 7 – 7, 8 – 8 maka yang harus kita buat sambungannya adalah :
    1. HIJAU,
    2. PUTIH ORANGE,
    3. BIRU,
    4. PUTIH HIJAU,
    5. ORANGE,
    6. PUTIH BIRU,
    7. COKLAT,
    8. PUTIH COKLAT.
    Coba anda tester hasilnya akan sama dengan tipe cross over yang pada umumnya


Monday, December 20, 2010

Rekayasa Trafik


REKAYASA TRAFIK

I.                    Pengantar  Trafik
Trafik merupakan statistik jumlah kedatangan panggilan yang dibawa oleh jaringan. Besar trafik ( intensitas trafik ) akan digunakan untuk menentukan ukuran atau kapasitas jaringan. Secara kualitatif, trafik  mengandung dua hal yaitu jumlah panggilan dan volume panggilan.









Teletrafik Engineering menentukan hubungan antara :
·         Quality Of Service ( QoS)
·         Beban Trafik
·         Kapasitas system



















Macam –macam trafik : carried  traffic, offered  traffic, rejected  traffic
·         Realisasi/pendekatan untuk menghitung carried  traffic
Contoh:
 Dalam selang waktu 1 jam terdapat 3 panggilan telepon dengan waktu pendudukan masing2 adalah 5 ,10, dan 15 menit . Hitung  besar carried  trafiknya ?
Jawab  : Ac = (5+10+15) menit/60 menit = 0,5 Erlang.
·         Aplikasi Perhitungan traffic
Contoh :
Misalkan suatu sentral menerima rata2  1800 panggilan baru dalam selang waktu 1 jam, dan rata2  waktu pendudukan adalah 3 menit. Hitung Offered Traffic?
Jawab:
Dari soal diatas dapat diperoleh data bahwa  = 1800 call/ jam= 1800 call /60 menit dan h=3 menit.
                     Maka Offered Traffic , A0  = . h = 1800 X 3/60 menit =  90 Erlang
Contoh :
               Rata-rata selama jam sibuk pada suatu perusahaan 120 outgoing call dengan waktu pendudukan rata-rata 2 menit , dan 200 incoming call dengan waktu pendudukan rata-rata 3 menit. Tentukan outgoing traffic, incoming traffic dan total traffic!
Jawab :
1.                   Outgoing traffic :  120 x 2/60 = 4 Erlang
2.                   Incoming traffic : 200 x 3/60 = 10 Erlang
3.                   Total Traffic : 4 + 10 = 14 Erlang

Contoh :
Selama jam sibuk 1200 panggilan ditawarkan pada suatu grup trunk , dan terjadi 6 panggilan yang hilang. Waktu pendudukan rata-rata 3 menit. Tentukan Offered  traffic, Carried  traffic , Lost traffic, Gos dan Total waktu kongesti!
Jawab :
1.       Offered  traffic :  A = c.h/ T =  1200 x 3/60 = 60 Erlang
2.       Carried  traffic :  1194 x 3/60 = 59,7 Erlang
3.       Loss traffic : 6 x 3/60 = 0.3 Erlang
4.       GOS  = 6/1200 = 0.005
5.       Waktu kongesti : 0.05 x 3600 = 18 sekon


·         Variasi Trafik dan Konsep Jam Sibuk
Facts
  •   Trafik akan sangat bervariasi tergantung pada aktivitas masyarakat pengguna sistem telekomunikasi
  •   Trafik dibangkitkan oleh setiap pelanggan secara independen.

Variasi Trafik yang dapat diperkirakan dapat diklasifikasikan,sebagai berikut:  Long  Terms Trend  ( years), Variasi selama setahun ( months) ,variasi selama seminggu (days), variasi selama 24 jam (hours). Sedangkan variasi trafik yang acak  terdiri dari : Short Term Random Variations ( seconds, minutes),Long Term Random variations ( hours),Random Variation Caused External Source. 
(Konsep Trafik , Tutun Juhana )
·         Konsep Jam Sibuk ( TCBH)
  •   Trafik tertinggi tidak  muncul pada waktu yang sama di dalam setiap harinya.
  •   Untuk keperluan pengukuran trafik , dimensioning dan aspek lainnya, akan sangat membantu apabila kita dapat menentukan busy hour dengan baik.

·         Model Sistem Trafik
  •  Ada dua fasa dalam pemodelan : Pemodelan trafik yang masuk ( incoming traffic) sebagai model trafik, Pemodelan sistem sebagai model sistem.
  •  Macam model system : Loss System , Queueing System , Delay System, Kombinasi Delay dan Loss.
  •   Model Teletrafik yang sederhana
  •   Pelanggan ( panggilan) datang dengan laju   lamda         ( jumlah panggilan persatuan waktu)
  •   Panggilan dilayani oleh n pelayan (server)
  •   Jika sedang melayani , server memberi layanan dengan laju μ ( panggilan persatuan waktu) 1/μ = waktu pelayanan rata-rata
  •   Terdapat sebanyak m tempat untuk menuggu ( buffer)
  •   Diasumsikan bahwa panggilan yang datang pada saat sistem sedang penuh ( blocked customer) akan dibuang atau loss







Daftar Pustaka




Erlang


Erlang

Erlang dapat diartikan sebagai jumlah rata-rata saluran yang diduduki secara bersamaan dalam periode waktu tertentu.
A = Y * S
A = N * P
Dimana :
A = Trafic flow (dalam Erlang)
Y = Jumlah call per satuan waktu
S = Holding time rata-rata
N = Jumlah total subscriber
P = Trafik rata per subscriber
Contoh :
Misalkan ada suatu sentarl telepon dengan data data sebagai berikut :
- dalam 1 jam rata-rata terdapat 1800 panggilan baru
- Waktu pendudukan rata setiap panggilan adalah 3 menit
maka :
Intensitas tarfik = 1800 x 3/60 = 90 Erlang
Ada = 1800/60 = 30 call/menit = 0,5 call/detik à Y
S = 3 x 60 = 180 detik
A = Y * S = 0,5 * 180 = 90 Erlang.
Berikut ini beberapa istilah trafik lainnya :
GOS (Grade of Service) adalah Probabilitas banyak call yang akan direject (lost call) oleh system. Contoh suatu system telekomunikasi mempunyai GOS 0,2 % , berarti dari 1000 call akan ada 2 call yang tidak diteruskan.
Trafik yang ditawarkan (Offered Traffic) (To) adalah Jumlah rata-rata upaya pendudukan selama periode waktu yang sama dengan waktu rata-rata pendudukan dari pendudukan yang sukses. Dapat juga dianggap sebagai jumlah occupansi (pendudukan) dan call congested dikalikan dengan rata – rata holding time dari pendudukan.
Trafik yang dimuat (Carried Trafic) (Tc) adalah Jumlah rata-rata simultaneous call selama interval waktu tertentu. Bagian dari offered traffic yang dapat dilayani dan diteruskan oleh system. Atau dapat juga menggunakan definisi dari intenstitas trafik.
Trafik yang ditolak (Lost Trafic) (TL ) adalah Bagian dari offered trafik yang tidak dapat dilayani oleh sistem, dimana penyebabnya dapat berupa karena kongesti, ataupun error dalam switching proses.
To = Tc + TL
Attempt adalah segala jenis action yang menginisiate proses pembentukan hubungan. Attempt mengakibatkan sebuah device/circuit berubah statusnya dari idle menjadi busy/sibuk atau trafik di suatu kannal terukur.